Hangatnya Semangat Baru di Kantor KPU Majalengka

Suasana di kantor KPU Kabupaten Majalengka pagi ini terasa berbeda dari biasanya. Aroma kopi yang menyatu dengan sisa wangi kue Lebaran seolah menyambut setiap langkah pegawai yang mulai kembali beraktivitas. Setelah menikmati jeda panjang libur Idul fitri 1447 H, riuh rendah suara tawa dan tegur sapa memenuhi sudut-sudut ruangan. Ada binar semangat yang terpancar, seolah energi liburan kemarin telah mengisi penuh baterai kreativitas setiap orang untuk kembali mengawal demokrasi di Kota Angin.

Memasuki hari kerja pertama, agenda tidak langsung dimulai dengan tumpukan berkas yang kaku. Seluruh keluarga besar KPU Kabupaten Majalengka berkumpul dalam sebuah rapat internal yang dikemas dengan suasana santai namun tetap terarah. Duduk bersama dalam satu lingkaran, mulai dari jajaran Komisioner, Sekretaris, hingga seluruh staf sekretariat, semuanya melebur dalam satu frekuensi yang sama. Rapat ini bukan sekadar mengecek daftar hadir, melainkan momen untuk menyelaraskan kembali ritme kerja setelah sejenak berjarak dengan rutinitas kantor.

Ketua KPU Majalengka (Teguh Fajar Putra Utama) membuka perbincangan dengan nada yang akrab. Tidak ada instruksi yang meledak-ledak, melainkan ajakan untuk melihat agenda besar ke depan dengan kacamata yang lebih segar. Diskusi mengalir ringan membahas evaluasi program yang sudah berjalan dan memetakan langkah-langkah strategis dalam waktu dekat. Semua yang hadir tampak menyimak dengan seksama, sesekali dibumbui dengan celetukan ringan yang memancing tawa, membuat suasana formal rapat menjadi jauh lebih manusiawi dan tidak berjarak.

Acara berlanjut ke sesi yang paling dinanti: Halalbihalal. Inilah momen inti yang mencairkan segala ketegangan kerja yang mungkin sempat tersisa sebelum libur panjang kemarin. Satu per satu pegawai berdiri, membentuk barisan yang melingkar, lalu saling berjabat tangan dengan tulus. Ungkapan "Mohon Maaf Lahir dan Batin" terdengar tulus, bukan sekadar basa-basi formalitas tahunan. Di titik ini, jabatan dan tingkatan struktural seolah tanggal; yang ada hanyalah sekumpulan manusia yang saling memaafkan dan mengapresiasi keberadaan satu sama lain.

 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 31 Kali.